Kirab Payung Hias: Cara Unik Siswa SDN Cangkring 01 Peringati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
Suasana meriah dan penuh warna mewarnai jalanan di sekitar Desa Cangkring hari ini, Senin, 15 Juni 2026. Ratusan siswa dari SDN Cangkring 01 turun ke jalan untuk menggelar aksi kirab budaya Islam dalam rangka memperingati Tahun Baru Hijriah, 1 Muharram 1448 Hijriah.
Berbeda dari perayaan pada umumnya yang identik dengan obor atau puji-pujian saja, tahun ini SDN Cangkring 01 mengusung konsep unik dengan mewajibkan para siswa membawa payung hias.
Kreativitas Tanpa Batas di Atas Payung
Sejak pukul 07.00 WIB, halaman sekolah sudah dipenuhi oleh lambaian payung beraneka warna. Payung-payung tersebut telah dihias sedemikian rupa oleh para siswa bersama orang tua mereka di rumah. Ada yang dihiasi dengan jumbai-jumbai kertas krep, balon, replika ketupat, hingga kaligrafi indah bertuliskan ucapan selamat Tahun Baru Islam.
Kepala Sekolah SDN Cangkring 01 menyatakan bahwa filosofi penggunaan payung hias ini bukan sekadar untuk estetika atau pelindung dari terik matahari.
“Payung melambangkan perlindungan. Melalui kirab ini, kami berharap di tahun baru Islam 1448 Hijriah ini, anak-anak kita selalu berada dalam lindungan Allah SWT, serta menjadi pribadi yang teduh dan bermanfaat bagi sesama,” ujarnya di sela-sela pelepasan peserta kirab.
Rute Kirab dan Antusiasme Warga
Rute kirab mengambil jalur melintasi jalan-jalan protokol di sekitar desa dan pemukiman warga, sebelum akhirnya kembali ke sekolah. Sepanjang perjalanan, para siswa yang mengenakan busana muslim bernuansa putih secara serempak melantunkan salawat badar dan lagu-lagu Islami.
Masyarakat setempat pun tampak sangat antusias. Warga keluar rumah untuk menyaksikan dan mengabadikan momen tahunan yang kreatif ini.
- Peserta: Seluruh siswa kelas 1 hingga kelas 5, beserta jajaran guru dan staf.
- Atribut: Payung hias hasil kreativitas mandiri dan busana muslim.
- Dampak: Menghidupkan syiar Islam sekaligus mengasah kreativitas dan kekompakan antara siswa, guru, dan orang tua.
Ditutup dengan Doa Bersama
Setelah barisan kirab mencapai garis finish di halaman sekolah, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan doa awal tahun bersama. Pihak sekolah juga memberikan apresiasi berupa penghargaan bagi siswa dengan kreasi payung hias paling kreatif dan rapi.
Melalui kegiatan ini, SDN Cangkring 01 berharap momen pergantian tahun hijriah bisa tertanam kuat di ingatan para siswa sebagai hari besar yang penuh kegembiraan, sekaligus menjadi momentum untuk berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik dalam belajar dan berakhlak.